Tualango, Selasa (8/9/2026) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Desa Tualango melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum dengan tema “Payung Hukum untuk Ketahanan Pangan Keluarga”. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja inti mahasiswa, yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan berbasis keluarga serta aspek hukum dan regulasi yang berkaitan dengan pelaksanaannya.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Carolina Datau, S.P., selaku Kepala Bidang Konsumsi dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo, dan Muhamad Khairun Kurniawan Kadir, S.H., M.H., selaku Dosen Fakultas Hukum UNG. Kehadiran keduanya diharapkan memberikan pemahaman yang lebih lengkap kepada masyarakat, baik dari sisi pengelolaan pangan maupun aspek hukumnya.

Acara diawali dengan sambutan Koordinator Desa KKN Tematik II Desa Tualango, Dewa Nyoman Sugiaditya. Ia menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan program yang sebelumnya telah dibahas bersama aparat Desa Tualango dalam rapat pada 20 Agustus 2026. Dewa juga menyampaikan terima kasih kepada Dosen Pembimbing Lapangan, aparat desa, rekan-rekan mahasiswa KKN, kedua narasumber, serta masyarakat yang hadir. Ia berharap kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memahami ketahanan pangan yang dapat dimulai dari keluarga, serta memahami regulasi terkait agar tidak bingung dalam menerapkannya.

Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan Akbar Hidayatullah Daud, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk memahami konsep ketahanan pangan keluarga serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap regulasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan, agar masyarakat dapat menjalankannya sesuai ketentuan yang berlaku. Akbar juga mengajak peserta mengikuti kegiatan secara aktif dan berdiskusi langsung dengan narasumber, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan. Di akhir sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Tualango, mahasiswa KKN, narasumber, serta seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini.

Sementara itu, PJ Kepala Desa Tualango, Wiwin K. Baderan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, dan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif dari setiap keluarga. Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayuran, cabai, dan buah-buahan, atau mengembangkan kegiatan peternakan dan usaha pangan lainnya sesuai kemampuan masing-masing.

Wiwin berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang bisa diterapkan langsung oleh masyarakat, sehingga mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga secara mandiri sekaligus membuka peluang menambah pendapatan keluarga. Ia mengajak peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan aktif berdiskusi bersama narasumber. Di akhir sambutannya, Wiwin secara resmi membuka kegiatan penyuluhan dan berharap kegiatan berjalan lancar serta menjadi salah satu langkah mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan memiliki ketahanan pangan.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh kedua narasumber. Materi ini diharapkan menjadi bekal bagi masyarakat untuk memahami pentingnya ketahanan pangan keluarga, mengetahui kebijakan dan regulasi yang berlaku, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Berita lainnya di Pohalaa.com