
Tualango, 8 September 2026 — Forum Sentra Pangan Desa Tualango, Kecamatan Tilango, resmi dibentuk pada Selasa, 8 September 2026. Pembentukan forum ini merupakan tindak lanjut dari hasil observasi, pendataan, dan Focus Group Discussion (FGD) yang sebelumnya dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tahap II Universitas Negeri Gorontalo.
Kegiatan pembentukan tersebut dihadiri oleh aparat Pemerintah Desa Tualango, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T, masyarakat Desa Tualango, serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya membangun ketahanan pangan yang berbasis pada potensi dan kebutuhan masyarakat desa.
Sebelumnya, mahasiswa KKN-T melakukan pendataan terhadap 27 kepala keluarga atau 106 jiwa. Hasil pendataan menunjukkan bahwa persoalan ketahanan pangan di Desa Tualango lebih banyak dipengaruhi oleh ketidakstabilan ekonomi keluarga yang mencapai 48,1 persen. Selain itu, akses masyarakat terhadap program bantuan tercatat sebesar 33,3 persen, sementara terdapat 15 keluarga dengan anggota rentan seperti lansia dan balita yang membutuhkan perhatian khusus.
Di sisi lain, Desa Tualango memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, seperti pertanian, pemanfaatan pekarangan, perikanan, dan UMKM. Potensi tersebut menjadi salah satu dasar pembentukan Forum Sentra Pangan sebagai wadah koordinasi dan kolaborasi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengembangkan perekonomian masyarakat.
Forum Sentra Pangan Desa Tualango memiliki susunan kepengurusan, yaitu Sofyan Gani sebagai Ketua, Fauzya Al-Umar sebagai Sekretaris, dan Hariyati Ibrahim sebagai Bendahara. Sementara itu, Fandy Buntina dipercaya sebagai Bidang Data dan Pemetaan, Firnalys Datau sebagai Bidang Produksi dan Pemanfaatan Pekarangan, Meliyanti Ismail sebagai Bidang Distribusi Usaha Pangan, serta Maryam Umar sebagai Bidang Edukasi dan Pemberdayaan Keluarga.
Dengan adanya pembagian tugas tersebut, Forum Sentra Pangan diharapkan dapat menjalankan program secara lebih terarah dan berkelanjutan. Forum ini tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga pada pendataan, pemanfaatan pekarangan, pengembangan usaha, distribusi, edukasi, dan pemberdayaan keluarga.
Mahasiswa KKN-T berharap forum yang telah terbentuk dapat terus berjalan setelah berakhirnya masa KKN dan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, serta instansi terkait. Melalui kerja sama dan pemanfaatan potensi lokal, Forum Sentra Pangan diharapkan mampu mendorong terwujudnya ketahanan pangan keluarga yang lebih mandiri dan berkelanjutan di Desa Tualango.
Baca Berita lainnya di Pohalaa.com




