
Boalemo (Jum’at/11/9/2026) – Mahasiswa KKN Tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Tahun 2026 di Desa Huwongo, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, menggelar program kerja tambahan Kembali melalui sosialisasi mengenai pencegahan stunting. Mengangkat tema “Mempertahankan Zero Stunting, Mewujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas di Desa Huwongo” yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Huwongo.
Kegiatan ini bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya pemerintah desa dalam mempertahankan kondisi zero stunting dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pertumbuhan dan pemenuhan gizi pada anak.
Zulfiqar Nusi selaku Koordinator Desa Huwongo ” saya ingin menegaskan bahwa pencegahan stunting bukan sekadar program pemerintah, melainkan investasi terbesar kita untuk masa depan Desa Huwongo. Anak-anak kita adalah calon pemimpin, guru, petani modern, dan penggerak kemajuan desa ini di masa depan. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Huwongo, para orang tua, dan tokoh masyarakat untuk bergotong-royong, saling mengingatkan, dan aktif datang ke Posyandu.Mari bersama-sama kita wujudkan Desa Huwongo Bebas Stunting, demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh.
Pembina Posyandu sekaligus ketua PKK menyampaikan kegiatan sosialisasi stunting sangat penting karena sangat mempengaruhi kehidupan berkelanjutan pada anak, walaupun Desa Huwongo angka zero untuk stunting namun sosialisasi stunting tetap sangat penting dilaksanakan terus menerus untuk mencegah apabila terjadi stunting.
Materi yang disampaikan oleh Bdn. Sri Utami Sumarji, S.ST sebagai kepala puskesmas Bongo Nol yaitu faktor penyebab stunting, pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh anak, kebersihan lingkungan, serta pentingnya melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala tidak hanya itu saja beliau menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan ibu sejak masa kehamilan untuk mencegah stunting.
Beliau juga menyampaikan faktor yang paling mempengaruhi stunting yaitu faktor ekonomi keluarga namun dari pihak posyandu berupaya untuk menurunkan angka stunting yaitu melalui pemberikan nutrisi yang cukup pada anak berupa pemberian makanan tambahan (PMT). Beliau berharap dari kegiatan sosialisasi ini ibu-ibu dapat lebih memperhatikan tumbuh kembang anak.
Pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mempertahankan capaian zero stunting di Desa Huwongo. Mahasiswa KKN Tematik II UNG juga berharap edukasi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di Masyarakat sehingga upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas dapat terus berlanjut.
Penulis : Fitria
Baca Juga Berita Lainya dihttps://pohalaa.com/



