
KMHDI Kalimantan Tengah Mengajak Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi dan Mendukung Aparat Kepolisian dalam Pemberantasan Narkoba
Palangka Raya – Menyikapi kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang terjadi di wilayah Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kalimantan Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang.
KMHDI Kalimantan Tengah menilai bahwa peredaran narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda, menghancurkan ketahanan keluarga, serta mengganggu stabilitas sosial di tengah masyarakat
Oleh karena itu, upaya pemberantasan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama dengan tetap mengedepankan prinsip hukum, keadilan, dan persatuan.
Ketua Pimpinan Daerah KMHDI Kalimantan Tengah, Juprianto, menyampaikan bahwa masyarakat hendaknya tidak terpancing oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial maupun isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya masyarakat di Kabupaten Katingan, agar tidak mudah terprovokasi Mari kita menjaga situasi tetap kondusif dan memberikan kepercayaan penuh kepada aparat kepolisian untuk bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Juprianto.»
Ia juga menegaskan bahwa KMHDI Kalimantan Tengah memberikan dukungan penuh kepada aparat kepolisian dalam mengusut tuntas jaringan peredaran narkoba tanpa pandang bulu.
“Peredaran narkoba adalah musuh bersama. Kami mendukung langkah tegas aparat kepolisian dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.Penegakan hukum yang adil dan konsisten merupakan bentuk perlindungan bagi masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi harapan bangsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Juprianto mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, mahasiswa, dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi, pengawasan lingkungan, serta pembinaan terhadap generasi muda.
Juprianto Ketua KMHDI Kalimantan Tengah juga meyakini bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Dengan menjaga persatuan, tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan, diharapkan tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kalimantan Tengah.
“Mari kita bersatu melawan narkoba, menjaga persaudaraan, serta mengawal proses hukum dengan sikap yang bijaksana demi masa depan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba.” Tutupnya”.
Baca berita lainnya di : pohalaa.com



