
Suwawa, September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Desa Bube Baru Tahun 2026 kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Edukasi dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba bagi Pelajar dalam Membangun Sekolah yang Sehat, Aman, dan Berintegritas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, September 2026, bertempat di SMK Negeri 1 Suwawa, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada pelajar mengenai pentingnya memahami bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus membangun kesadaran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan berintegritas.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan pihak sekolah serta menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pencegahan penyalahgunaan narkoba. Hadir sebagai pemateri, Bapak Alpon, S.H., Penyuluh Ahli Narkoba Pertama, dan Ibu Yolandari Tune, S.K.M., Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama. Kehadiran kedua narasumber tersebut memberikan penguatan terhadap materi yang disampaikan kepada para pelajar, khususnya terkait pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia sekolah.
Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian bersama, khususnya dalam upaya melindungi generasi muda. Pelajar sebagai bagian dari generasi penerus bangsa perlu mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang memadai agar mampu mengenali risiko serta mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi berbagai bentuk pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para pelajar SMK Negeri 1 Suwawa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba serta membangun pergaulan yang sehat dan positif. Edukasi juga diarahkan pada pembentukan sikap dan karakter pelajar agar memiliki keberanian untuk menolak ajakan yang dapat memberikan dampak negatif bagi masa depan mereka.
Dalam penyampaian materi, narasumber mengajak para pelajar untuk tidak hanya mengetahui bahaya narkoba, tetapi juga memahami bahwa pencegahan merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, dan generasi muda sendiri memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang mendukung tumbuhnya perilaku positif.
Pesan tersebut menjadi semakin penting karena sekolah bukan hanya tempat berlangsungnya proses pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk membentuk karakter, membangun hubungan sosial, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana yang edukatif dan interaktif. Para pelajar diberikan kesempatan untuk menyimak materi, mengikuti diskusi, serta berinteraksi langsung dengan para narasumber. Penyampaian materi dikemas agar mudah dipahami oleh pelajar sehingga pesan mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat diterima dengan baik.
Antusiasme para peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para pelajar tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang positif.
Keterlibatan aktif para pelajar menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Dengan adanya ruang dialog, edukasi mengenai narkoba diharapkan tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi dapat berkembang menjadi kesadaran dan komitmen untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekolah.
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini memiliki keterkaitan erat dengan upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Sekolah yang sehat dan aman tidak hanya ditandai dengan proses pembelajaran yang berjalan dengan baik, tetapi juga lingkungan yang mampu memberikan rasa nyaman serta perlindungan bagi seluruh warga sekolah.
Sementara itu, nilai integritas menjadi salah satu hal penting yang perlu ditanamkan kepada generasi muda. Pelajar diharapkan mampu memiliki prinsip, bertanggung jawab terhadap pilihan yang diambil, serta mampu membedakan tindakan yang memberikan manfaat dengan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui edukasi pencegahan narkoba, mahasiswa KKN-T II UNG berupaya ikut mendorong terbentuknya kesadaran tersebut. Pelajar diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan mengajak teman sebaya untuk membangun kebiasaan positif, menjaga pergaulan, serta menciptakan suasana sekolah yang lebih aman dan kondusif.
Bagi mahasiswa KKN-T II UNG Desa Bube Baru, pelaksanaan sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk melaksanakan program kerja, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar.
Kerja sama dengan SMK Negeri 1 Suwawa dan para narasumber menjadi bagian penting dalam keberhasilan kegiatan tersebut. Sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, dan pemateri diharapkan dapat memperkuat upaya edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami bahwa upaya membangun generasi muda yang berkualitas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Edukasi yang diberikan secara berkelanjutan, komunikasi yang terbuka, serta lingkungan yang mendukung menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses tersebut.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, KKN-T II UNG Desa Bube Baru berharap para pelajar SMK Negeri 1 Suwawa dapat membawa pengetahuan yang diperoleh ke dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba diharapkan dapat menjadi landasan bagi pelajar untuk lebih selektif dalam memilih pergaulan dan mengambil keputusan.
Lebih dari sekadar kegiatan penyampaian materi, sosialisasi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda. Pelajar perlu diberikan ruang untuk berkembang dalam lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung pencapaian prestasi.
Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa KKN-T II Universitas Negeri Gorontalo, SMK Negeri 1 Suwawa, serta para narasumber, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan menjadi bagian dari langkah bersama dalam membangun generasi muda yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu menjaga diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk edukasi yang menyentuh kebutuhan generasi muda. Dari sekolah, kesadaran dibangun; dari generasi muda, masa depan dipersiapkan.
Baca Juga Berita Lainnya Di : https://pohalaa.com/



