Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan sebagai wadah penerapan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mahasiswa secara langsung di tengah kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan KKN Tematik Tahun 2026 di Desa Dulomo, mahasiswa berupaya menghadirkan program kerja yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Program kerja inti yang diangkat dalam pelaksanaan KKN ini yaitu “Diversifikasi Olahan Jantung Pisang Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Pangan Lokal Bagi Masyarakat” di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan, yaitu Dr. Tirtawaty Abdjul, S.Pd., M.Pd dan Dr. Muhammad Yusuf, S.Pd., M.Pd.

Pemilihan tema program kerja ini didasarkan pada potensi sumber daya alam yang dimiliki Desa Dulomo, khususnya tanaman pisang yang tumbuh subur dan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Selama ini, pemanfaatan tanaman pisang umumnya hanya berfokus pada buahnya, sedangkan bagian lain seperti jantung pisang masih kurang dimanfaatkan secara optimal. Padahal, jantung pisang memiliki kandungan gizi yang baik dan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan yang bernilai ekonomis. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Tematik berinisiatif untuk mengembangkan inovasi pengolahan pangan lokal melalui diversifikasi olahan jantung pisang sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kreativitas dan pendapatan masyarakat.

Program kerja ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai cara pengolahan jantung pisang menjadi produk makanan yang kreatif, sehat, dan memiliki nilai jual. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai peluang usaha yang dapat mendukung peningkatan ekonomi keluarga. Dengan adanya inovasi dalam pengolahan jantung pisang, masyarakat diharapkan mampu melihat potensi lokal sebagai sumber ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Pelaksanaan program kerja inti ini dilakukan melalui dua tahapan kegiatan utama, yaitu observasi dan praktik langsung. Tahap pertama adalah observasi, yang dilakukan langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan untuk mengetahui kondisi dan potensi yang dimiliki Desa Dulomo terkait ketersediaan bahan baku jantung pisang serta minat masyarakat terhadap pengembangan produk olahan pangan lokal. Dalam tahap ini, DPL melakukan pengamatan langsung di lingkungan masyarakat serta berdiskusi dengan aparat desa dan warga setempat mengenai pemanfaatan tanaman pisang yang selama ini dilakukan. Hasil observasi menunjukkan bahwa jantung pisang tersedia dalam jumlah cukup banyak, namun belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai produk olahan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Kondisi tersebut menjadi peluang yang sangat baik untuk dikembangkan melalui kegiatan KKN Tematik.

Tahap kedua yaitu praktik langsung pengolahan jantung pisang bersama masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2026. Pada tahap ini, dilaksanakan oleh dosen pembimbing lapangan, mahasiswa peserta KKN dengan menghadirkan pemateri dalam mempraktikkan bagaimana cara mengolah jantung pisang atau “JAPIS” menjadi produk makanan yang menarik dan bernilai jual tinggi. Pemateri memberikan pendampingan secara langsung mengenai cara mengolah jantung pisang menjadi berbagai produk makanan yang menarik dan bernilai jual. Praktik dilakukan secara sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat menggunakan bahan dan peralatan yang tersedia di lingkungan sekitar. Dalam kegiatan praktik tersebut, masyarakat diajarkan teknik pengolahan yang baik mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian produk yang menarik. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat Desa Dulomo. Kegiatan praktik ini turut dihadiri oleh Diana Kadir selaku TP PKK Kabupaten Gorontalo serta Ayahanda Desa Dulomo, Roni K Hasan. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN Tematik Desa Dulomo 2026 dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif berbasis pangan lokal melalui pemanfaatan jantung pisang. Selain memberikan motivasi kepada mahasiswa dan masyarakat, kehadiran para tokoh tersebut juga diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal desa menjadi produk yang bernilai ekonomis dan berkelanjutan.

Melalui program kerja ini, mahasiswa berharap masyarakat Desa Dulomo dapat lebih termotivasi untuk memanfaatkan potensi lokal yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang bernilai ekonomis. Diversifikasi olahan jantung pisang diharapkan tidak hanya menjadi inovasi pangan lokal semata, tetapi juga menjadi salah satu langkah dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif masyarakat desa. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan generasi muda, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Dengan terlaksananya program kerja inti KKN Tematik Desa Dulomo 2026 ini, diharapkan tercipta kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa berbasis pangan lokal. Program ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, kegiatan “Diversifikasi Olahan Jantung Pisang Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Pangan Lokal Bagi Masyarakat” diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi lokal yang dimiliki secara mandiri dan berkelanjutan.