
Bone Bolango – Upaya mendorong digitalisasi desa terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik UNG memperkenalkan sekaligus menyosialisasikan website potensi pariwisata Desa Modelomo yang diberi nama “Lomotik” pada Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Modelomo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, tersebut menjadi bagian dari program kerja utama mahasiswa KKN dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki desa, khususnya di bidang pariwisata.
Website “Lomotik” dikembangkan sebagai media digital yang menyediakan berbagai informasi mengenai Desa Modelomo. Selain menyajikan potensi wisata, platform tersebut juga memuat profil desa dan katalog Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Kehadiran website ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat, pemerintah desa, maupun wisatawan dalam memperoleh informasi mengenai Desa Modelomo.
Menariknya, website tersebut juga dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan masyarakat dan pengunjung untuk ikut berkontribusi dengan menambahkan informasi mengenai lokasi atau potensi wisata yang dianggap menarik. Fitur ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam menemukan dan memperkenalkan potensi-potensi baru yang ada di desa.

Sosialisasi website tersebut turut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Ramdhan Alif Kaluku, Kepala Desa Modelomo Bapak Iwan Amlaiya, perwakilan Camat Kabila Bone dari Bidang Ekonomi Pembangunan, Ibu Siti, serta aparat desa, ketua Koperasi Merah Putih, para kepala dusun, dan masyarakat Desa Modelomo.
Dalam kegiatan tersebut, Ibu Siti selaku perwakilan Camat Kabila Bone memberikan apresiasi terhadap inovasi digital yang dikembangkan oleh mahasiswa KKN UNG. Menurutnya, website tersebut dapat menjadi sarana yang membantu dalam memperkenalkan berbagai potensi desa kepada khalayak yang lebih luas.
“Pihak kecamatan sangat terbantu dengan adanya website ini. Kami berharap berbagai potensi yang ada di Desa Modelomo dapat lebih terekspos dan dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.
Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Ramdhan Alif Kaluku, menjelaskan bahwa pemanfaatan sistem digital seperti “Lomotik” memiliki peluang untuk membantu proses pemetaan berbagai potensi yang ada di Desa Modelomo.
“Dengan adanya sistem ini, diharapkan akan lebih banyak potensi desa yang dapat diidentifikasi dan dipublikasikan, baik potensi wisata maupun potensi lain yang dimiliki Desa Modelomo,” ungkapnya.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan oleh Kepala Desa Modelomo, Bapak Iwan Amlaiya. Ia menyambut baik kehadiran website tersebut sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan Desa Modelomo kepada masyarakat yang lebih luas.
“Sudah sangat bagus ada website seperti ini agar Desa Modelomo lebih dikenal di luar dan diketahui oleh lebih banyak orang,” tuturnya.
Dalam sesi diskusi, Kepala Desa Modelomo turut menyoroti pentingnya peningkatan kemampuan aparat desa dalam mengelola website. Menurutnya, pelatihan lanjutan diperlukan agar website tersebut dapat tetap dimanfaatkan dan dikembangkan setelah mahasiswa KKN menyelesaikan programnya.
“Karena kemampuan teknologi informasi masyarakat dan aparat desa masih terbatas, seluruh aparat perlu dilatih lebih rinci agar setelah adik-adik mahasiswa selesai KKN, website ini tetap dapat dijalankan dan dikembangkan,” tambahnya.
Melalui pengembangan website “Lomotik”, mahasiswa KKN Berdampak UNG berharap berbagai potensi Desa Modelomo, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, hingga informasi profil desa, dapat dikenal secara lebih luas. Kehadiran platform digital ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya penguatan digitalisasi desa, peningkatan promosi wisata, serta pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.
Baca Berita lainnya di Pohalaa.com



