
Semarak Pemuda Motilango 2026: Kolaborasi Pemuda Antara Mahasiswa KKN-TEMATIK II UNG dan Karang Taruna Dorong Kreativitas dan Sportivitas
BONE BOLANGO — Semarak Pemuda Motilango 2026 resmi digelar di Desa Motilango, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, melalui kolaborasi Karang Taruna Motinelo bersama mahasiswa KKN-TEMATIK II Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Mengusung tema “Kreatif, Sportif dan Berprestasi”, kegiatan yang berlangsung sejak 5 hingga 12 September 2026 tersebut menjadi ruang bagi pemuda dan masyarakat untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan potensi, sekaligus mempererat kebersamaan.
Rangkaian kegiatan dibuka pada 5 September 2026 dan dihadiri oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna Motinelo, mahasiswa KKN-TEMATIK II UNG, serta masyarakat Desa Motilango. Pembukaan ditandai dengan sambutan sejumlah pihak, foto bersama, penampilan flashmob mahasiswa KKN, serta pelaksanaan lomba adzan dan fashion show.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-TEMATIK II UNG dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Desa Motilango, masyarakat, serta Karang Taruna Motinelo yang telah menerima dan mendukung keberadaan mahasiswa KKN selama berada di desa. Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjadikan perlombaan sebagai sarana membangun kebersamaan dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Yang diperlukan adalah bagaimana kita menjadikan ini sebagai bagian untuk menjalin kebersamaan,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Senada dengan hal tersebut, Camat Tilongkabila yang sekaligus membuka kegiatan menekankan bahwa Semarak Pemuda Motilango tidak semata-mata bertujuan untuk mencari pemenang. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk menjalin silaturahmi, melatih kedisiplinan, menemukan potensi, serta memberikan ruang bagi anak-anak dan pemuda untuk berprestasi.
“Yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat menjaga nama baik desa, bagaimana kita dapat menjunjung sportivitas dan menjalin silaturahim,” ungkapnya.
Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan berlanjut hingga 11 September 2026 dengan sejumlah perlombaan. Cabang yang dipertandingkan meliputi fashion show dengan delapan peserta, lomba adzan yang diikuti delapan peserta, mini soccer tingkat dewasa dengan empat tim, mini soccer tingkat anak-anak dengan dua tim, serta turnamen Mobile Legends yang diikuti 12 tim.
Pertandingan mini soccer dilaksanakan pada sore hari mulai sekitar pukul 16.00 hingga selesai. Sementara itu, pada malam hari kegiatan dilanjutkan dengan turnamen Mobile Legends yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga selesai. Rangkaian perlombaan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan kepemudaan yang tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga memberikan ruang interaksi dan kebersamaan bagi masyarakat.
Keterlibatan mahasiswa KKN-TEMATIK II UNG bersama Karang Taruna Motinelo terlihat dalam berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara. Kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui sejumlah penampilan mahasiswa dan pemuda desa selama kegiatan berlangsung.
Puncak kegiatan digelar pada 12 September 2026 melalui acara penutupan yang dikemas dengan berbagai penampilan seni dan hiburan. Sejumlah penampilan turut memeriahkan malam penutupan, di antaranya penampilan band Karang Taruna dan mahasiswa KKN, penampilan ulang fashion show, tarian P5 dari sekolah dasar, penampilan anak-anak, adzan, penampilan band dari luar, serta Tari Dana-Dana.
Suasana penutupan semakin terasa ketika panitia memutar video after movie yang menampilkan perjalanan kegiatan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Tayangan tersebut menjadi gambaran keterlibatan berbagai pihak dalam menyukseskan Semarak Pemuda Motilango 2026.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Motilango menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Ia memberikan perhatian khusus kepada para pemuda yang dinilai telah menunjukkan semangat dan kemampuan dalam berkreasi, serta mengapresiasi kerja sama mahasiswa KKN, Karang Taruna, pemerintah desa, dan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur yang terlibat sejak awal hingga akhir pelaksanaan.
Sementara itu, Camat Tilongkabila dalam sambutan penutupan kembali memberikan apresiasi kepada pemerintah desa, Karang Taruna, masyarakat, mahasiswa KKN, serta pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan atau perlombaan untuk meramaikan desa, melainkan menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan pemuda, untuk mengembangkan kreativitas, menjalin silaturahmi, serta membangun sportivitas.
“Kalau anak-anak muda ini bersatu, yakin desa pasti maju. Kalau anak-anak muda berkarya, pasti desa dan masyarakat sejahtera. Dan apabila karang tarunanya kuat, pasti desanya akan menjadi desa yang hebat,” tuturnya.
Penutupan Semarak Pemuda Motilango 2026 juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus baru Karang Taruna Motinelo Desa Motilango periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi para pemuda untuk melanjutkan peran mereka sebagai bagian dari mitra pemerintah dalam pembangunan desa.
Camat Tilongkabila berpesan agar kepengurusan baru Karang Taruna mampu menjadi ruang bersama bagi seluruh pemuda Desa Motilango. Ia mendorong para pemuda untuk terus mengisi masa muda dengan kegiatan positif, baik melalui olahraga, seni, kepedulian terhadap lingkungan, maupun berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan penghargaan kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai perlombaan. Hadiah yang diberikan berupa piala, sertifikat, plakat, dan bingkisan. Acara ditutup dengan foto bersama serta penampilan hiburan dari pemuda Karang Taruna dan mahasiswa KKN-TEMATIK II UNG.
Melalui pelaksanaan Semarak Pemuda Motilango 2026, kolaborasi antara Karang Taruna Motinelo, mahasiswa KKN-TEMATIK II UNG, pemerintah desa, dan masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan kepemudaan dapat menjadi ruang bersama untuk membangun kreativitas, sportivitas, dan prestasi. Berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi awal bagi para pemuda Desa Motilango untuk terus berkarya dan mengambil bagian dalam pembangunan desa.
Baca berita lainnya di : pohalaa.com




