Memperingati HUT RI ke 80, Siswa/i SD NEGERI KUSU-KUSU tak kunjung merasakan Merdeka.

Di tengah-tengah menyongsong HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, tangisan kesedihan yang di rasakan oleh siswa/i SD NEGERI KUSU-KUSU, yang terletak di Desa Persiapan Leahoni kecamatan Waesama kabupaten buru selatan (Bursel), Menghadapi kondisi yang sangat memperhatikan tak merasakan yang namanya kemerdekaan. Berbeda dengan sekolah-sekolah yang lain, sarana dan prasarana pendidikan di SD ini sangatlah terbatas dan jauh dari kata “Merdeka”.

Padahal Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara sebagaimana tertuang dalam UUD 1945, yang bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa. Namun, hal tersebut tidak terwujud di SD Negeri Kusu-Kusu, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku, yang terletak di Desa Persiapan Leahoni

Sekolah yang berdiri sejak tahun 2020 ini sangat membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, terutama Dinas Pendidikan, terkait dengan kondisi infrastruktur yang sangat memprihatinkan

2025 jelang hari kemerdekaan, Siswa/i belajar dari garasi ke rumah warga dan sampai saat ini kondisinya masih menggunakan Gedung darurat hal ini sudah selama kurang lebih lima tahun.

Siswa/i yang seharusnya mendapatkan pendidikan yang layak dan bisa merasakan kemerdekaan justru harus menerima kenyataan pahit karena kondisi sekolah yang tidak memadai, ujar Ipang

Dia juga menambahkan bahwa dalam mengosongkan HUT RI ke 80 tahun ini semestinya menjadi bahan koreksi sehingga kemerdekaan harus terasa sebagai instrumen diberbagai aspek terutama di akses pelayanan pendidikan di kabupaten Buru selatan.

Ipang Latbual, Kader PC KMHDI Kota Ambon, berharap agar Pemerintah Kabupaten Buru Selatan segera merespon keluhan ini dan melakukan pembangunan gedung sekolah yang permanen serta menyediakan fasilitas belajar yang memadai bagi para siswa.

Harapan saya ini bertujuan agar siswa/i di SD Negeri Kusu-Kusu bisa belajar dengan nyaman dan memperoleh pendidikan yang layak, sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, harapnya.

Baca juga berita lainya di Pohalaa.com – Dalam Satu Ikatan Kekeluargaan