
Boalemo — Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH) Kabupaten Boalemo melaksanakan kegiatan Manajemen Pengelolaan Organisasi (MPO) sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kader dan konsolidasi organisasi pemuda Hindu di daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur lembaga keumatan, pengurus PERADAH di berbagai tingkatan, serta kader dan komisariat PERADAH se-Kabupaten Boalemo.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PERADAH Indonesia Gorontalo, I Kadek Yudiyana, menyampaikan sejumlah penegasan terkait arah pengembangan organisasi dan pentingnya manajemen pengelolaan organisasi yang kuat dan berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikannya dalam rangkaian kegiatan MPO yang diselenggarakan oleh DPK PERADAH Boalemo sebagai bagian dari proses pembinaan kader.
I Kadek Yudiyana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan MPO di Kabupaten Boalemo. Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran strategis dalam membekali kader PERADAH dengan pemahaman dasar mengenai tata kelola organisasi, kepemimpinan, serta tanggung jawab organisasi di tengah dinamika sosial dan keumatan yang terus berkembang.
Ia menjelaskan bahwa PERADAH Indonesia sebagai satu-satunya organisasi kepemudaan Hindu tingkat nasional memiliki mandat besar dalam menyiapkan generasi muda Hindu yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara organisatorik dan beretika. Untuk itu, manajemen pengelolaan organisasi harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas dan program kerja organisasi di semua tingkatan.
Lebih lanjut, Ketua DPP PERADAH Gorontalo menegaskan bahwa manajemen pengelolaan organisasi tidak dapat dipahami sebatas kegiatan administratif. Pengelolaan organisasi harus dilakukan secara terencana, terstruktur, dan berkelanjutan, mencakup pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, serta potensi kader agar visi dan misi organisasi dapat tercapai secara efektif.
Dalam konteks peran PERADAH sebagai mitra strategis pemerintah, ia menilai bahwa organisasi pemuda Hindu harus mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat. Hal ini menuntut PERADAH untuk adaptif terhadap perkembangan zaman, memanfaatkan teknologi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka menjawab tantangan dan permasalahan umat Hindu.
I Kadek Yudiyana juga menyinggung proses transformasi organisasi yang sedang dijalankan oleh PERADAH Indonesia di tingkat nasional. Transformasi tersebut diarahkan agar PERADAH mampu memberikan dampak langsung hingga ke tingkat akar rumput, khususnya kepada komisariat desa yang selama ini belum terakomodasi secara optimal. Melalui pembentukan kepengurusan baru dan berbagai departemen, PERADAH diharapkan dapat lebih responsif terhadap minat, bakat, dan kebutuhan pemuda Hindu.
Beberapa bidang pengembangan yang menjadi perhatian antara lain penguatan minat dan bakat pemuda melalui departemen esport serta pengembangan kewirausahaan pemuda Hindu melalui pendampingan dan fasilitasi usaha. Program-program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang aktualisasi kader sekaligus mendorong kemandirian dan daya saing pemuda Hindu di daerah.
Melalui kegiatan MPO ini, DPP PERADAH Gorontalo berharap kader PERADAH di Kabupaten Boalemo semakin memahami pentingnya manajemen organisasi yang solid sebagai dasar pergerakan organisasi. Dengan dukungan semangat gotong royong dan dedikasi kader, PERADAH Indonesia diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi umat Hindu, masyarakat, dan bangsa.
Baca juga berita dan informasi lainnya di https://pohalaa.com/





